REPUBLIKA.CO.ID, BHUTAN — Negara atau dikenal sebagai Kerajaan Bhutan menjadi tuan rumah festival internasional berkaitan dengan ulang tahun raja dan perayaan Imlek 2015.

Festival tersebut sekaligus meliputi pembicaraan yang menyangkut dengan kebahagiaan.

© Dailymail Bhutan
Dilansir dari Dailymail, Sabtu (21/2) festival internasional itu menampilkan 80 seniman dan selebriti termasuk bintang pop India, Lucky Ali dan Mercury serta Nick Mulvey yang akan berkolaborasi dengan bakat-bakat terbaik Bhutan. Festival berlangsung selama 10 hari dan sudah dimulai sejak 14 Februari silam.

Penduduk Bhutan menghabiskan kehidupan sehari-hari mereka di sebuah kerajaan terpencil. Termasuk para biksu dan raja negara itu sendiri. Acara juga turut memperlihatkan sekilas gambar-gambar aktivitas kebahagiaan penduduk. Dimana beberapa diantara foto tersebut diambil langsung oleh Raja Jigme.

Selama perayaan, penari bertopeng tradisional akan tampil bersama penampilan kontemporer dari seluruh dunia. Pengunjung juga dapat mengikuti diskusi seputar teori-teori terbaru tentang kebahagiaan.

Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan oleh lomba marathon dan demo memasak dari koki terbaik Bhutan. Sampai saat ini, Bhutan seolah terisolasi karena letak geografisnya. Bhutan juga mempertahankan budaya dan warisan leluhurnya yang unik.

Co-Direcor festival Virginia Galloway mengatakan, festival kelas dunia ini juga menjadi ajang pengangkatan pamor Bhutan. Festival ini menurutnya unik dan tak hanya bernilai artistik tetapi juga berkontribusi pada ekonomi lokal.

“Konsepnya untuk mempertemukan berbagai disiplin seni yang diharapkan akan menginspirasi karya seni baru dan cara untuk bekerja,” kata Galloway.

Negara ini selalu membuat penasaran dan mampu menarik wisatawan. Bhutan disebut-sebut sebagai negara para Buddha paling bahagia di dunia. Pasalnya, negara ini telah menolak Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai ukuran kemakmuran seseorang atau sebuah negara.

Maka Bhutan juga dinilai pantas menjadi tuan rumah ajang perayaan Imlek internasional itu. Penerbangan ke Bhutan bisa menghabiskan biaya sekitar 1500 dolar AS dari Amerika Serikat.

Bhutan merupakan sebuah negara kecil di bagian Asia Selatan. Bhutan juga dijuluki sebagai Negeri ‘Naga Guntur’ di mana lambang naga juga terdapat pada benderanya.

Lokasi geografis Bhutan terhimpit antara India dan Republik Rakyat Cina. Nama lokal negara ini adalah Druk Yul yang berarti Negara Naga.